Komplikasi Sunat yang Bisa Terjadi

Share Button

Komplikasi sunat kadang  bisa terjadi, walaupun kemungkinannya kecil….

Sunat adalah suatu operasi kecil yang dilakukan oleh seorang dokter untuk memotong kulit yang menutupi kepala penis seorang laki-laki.  Alasan melakukan sunat itu ada dua, yaitu alasan medis dan alasan religius.

MAU SUNAT DI AREA MAKASSAR??, HUBUNGI SUNAT CENTER MAKASSAR TELP0N 085256825549, PIN BBM : 519c228c. ATAU KLIK www.sunatcenter.com

Walaupun sunat adalah operasi kecil, selalu terdapat kemungkinan timbulnya komplikasi sunat, baik yang ringan sampai yang berat. Komplikasi inipun bisa terjadi walaupun tindakan sunat sudah dilakukan sesuai prosedur. Untuk metode sunat yang dilakukan dengan cauter (laser), smartklamp maupun secara konvensional, berikut adalah beberapa komplikasi yang mungkin saja timbul.

1.      Syok Anafilaktik

Syok anafilaktik adalah hilangnya kesadaran seseorang yang disunat  setelah dilakukan suntikan obat bius/obat anti nyeri atau setelah mengkonsumsi obat-obat minum yang diberikan pasca sunat. Ini terjadi karena pasien tidak cocok/alergi dengan obat tersebut. Kejadian ini bisa terjadi pada siapapun. Tapi angka kejadiannya sangat jarang. Pastikan anda tidak punya penyakit alergi obat suntikan maupun obat minum sebelum dilakukan tindakan sunat.

Syok anafilaktik ini sangat berbahaya karena bisa menyebabkan kematian. Walaupun begitu, komplikasi ini biasanya bisa diatasi dengan suntikan obat epinefrin dan tindakan darurat lainnya.

 2.      Infeksi (bernanah)

Beberapa hari setelah sunat, kadang pada sejumlah orang, bisa  timbul infeksi yang ditandai dengan munculnya nanah atau cairan bening yang keluar dari luka bekas sunat. Hal ini paling sering terjadi karena adanya kontak luka sunat dengan air yang tidak steril. Oleh karena itu, sedapat mungkin, hindari kontak penis dengan air sebelum luka sunat kering.  Setelah buang air kecil, bersihkan penis pakai tisu saja.

 3.      Perdarahan

Perdarahan bisa terjadi pada siapapun setelah sunat. Ya, walaupun kasusnya jarang sekali. Ini biasanya terjadi dalam 24 jam pertama. Perdarahan bisa terjadi apabila penis yang baru disunat mengalami goncangan/tekanan berlebihan. Contohnya penis tertindis badan akibat pasien tidur dalam kondisi tiarap. Bisa juga akibat penis tersenggol sesuatu benda keras. Bisa juga akibat gerakan yang berlebihan dari pasien, misalnya main bola atau berlarian padahal luka sunatnya belum kering.

Apabila terjadi perdarahan, yang pertama dilakukan adalah jangan panik. Biasanya perdarahan kecil yang muncul di hari pertama, akan berhenti sendiri dalam hitungan menit – jam.  Apabila perdarahan agak banyak, dan tidak mau berhenti sendiri, bisa dilakukan tindakan bebat luka sebagai berikut:.

  1. Ambillah satu lembar kasa/tisu.
  2. Basahi kasa tersebut dengan air es
  3. Kemudian cari tahu dari sebelah mana timbulnya perdarahan tersebut.
  4. Perban ulang penis dengan kasa yang basah ini.
  5. Baring selama 3 jam
  6. Biasanya perdarahan tersebut akan berhenti.
  7. Biarkan perbannya selama satu hari satu malam. Setelah itu ganti perban setiap hari seperti biasa.

Apabila dengan tindakan bebat di atas, perdarahan masih berlanjut, anda bisa menghubungi segera dokter yang melakukan tindakan sunat via telpon atau sms.

Perdarahan yang tidak bisa berhenti juga bisa terjadi apabila pasien memiliki penyakit langka yang disebut hemophilia di mana perdarahan sekecil apapun tidak bisa berhenti. Oleh karena itu, pastikan anda tidak memiliki penyakit hemophilia sebelum dilakukan sunat.

4.      Bengkak

Bengkak adalah hal biasa setelah sunat. Biasanya, bengkak terjadi di sekitar daerah bekas luka jahitan. Bengkak ini biasanya dalam beberapa hari akan menyusut dengan sendirinya, apabila penis yang disunat selalu kering (tidak kena air) dan pasien rutin mengkonsumsi obat yang diberikan oleh dokter setelah sunat.

 5.      Malrotasi Penis

Malrotasi penis adalah kondisi dimana lubang penis yang harusnya berada di bawah (arah jam 6) berputar jauh kearah kiri atau ke kanan. Kejadian ini sangat langka. Ini bisa terjadi pada sunat metode smartklamp. Jika ini terjadi, maka satu/dua hari setelah pemasangan smartklamp, alat smartklamp harus dilepas dan dijahit secara manual. Kalau dibiarkan lama, maka kondisi malrotasi penis ini bisa bersifat permanen.

 6.      Nyeri yang berlebihan

Umumnya, nyeri pasca sunat terjadi dalam 24 jam pertama setelah sunat. Rasa nyeri tersebut bisa berbeda-beda untuk tiap pasien. Biasanya untuk pasien-pasien manja atau tidak tahan nyeri, rasa nyeri ini seperti tak tertahankan. Untuk pasien-pasien lain, rasa nyerinya biasanya berupa rasa pedis dan bisa ditahan.

Apabila nyeri berlebihan terjadi, maka untuk pasien anak-anak, para orang tua diharapkan member sugesti positif kepada anaknya, bahwa nyeri sunat itu biasa dan akan hilang dengan sendirinya.  Agar nyeri cepat hilang, obat nyeri yang disediakan bisa diminum dengan jarak waktu minum obat tiap 6 jam, atau empat kali sehari.

 7.      Kepala penis lecet

Kepala penis biasanya lecet atau merah-merah apabila sebelum sunat terjadi perlengketan antara kulit yang mau dipotong dengan kepala penis si pasien. Kasus ini juga jarang terjadi. Kalau lecet, biasanya penyembuhan luka penis agak lebih lama dari biasanya. Diperlukan perawatan luka lecet yang khusus jika terjadi hal seperti ini.

 8.      Alergi obat

Kasus alergi obat adalah kasus yang jarang terjadi. Penyebabnya mirip dengan syok anafilaktik pada nomor 1 di atas, tapi dengan gejala yang lebih ringan. Alergi obat ini bisa berupa gatal-gatal seluruh badan. Badan bisa merah-merah atau timbul bentol-bentol yang gatal.

 Kadang juga bisa timbul sakit ulu hati setelah mengkonsumsi obat nyeri yang diberikan setelah sunat.

Jika nyeri ulu hati dan gejala alergi obat di atas muncul, segera hentikan obat yang diminum, kemudian hubungi dokter anda.

Untuk melakukan sunat di area makassar dan sekitarnya, silahkan lihat informasi lebih lengkap di www.sunatcenter.com

 Penulis : dr. Amrizal Muchtar (www.sunatcenter.com)

(29858)

Share Button

Comments are closed.